Penggunaan basis data dalam industri

Sebelum membahas tentang apa pengaruh basis data dalam dunia
industri,ada baiknya kita mengetahui apa itu industri dan basis data. Industri
merupakan usaha mengelola bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi bahan
yang siap digunakan atau barang jadi dengan tujuan memperoleh keuntungan. Namun,
pada zaman sekarang, industri tidak hanya dalam bentuk barang atau benda, namun
juga dalam bentuk jasa. Sementara basis data adalah kumpulan data yang disimpan
secara terstruktur dan sistematis sehingga mudah untuk dicari apabila
dibutuhkan. Sistem komputer yang mengatur segala proses didalam basis data ini
dinamakan DBMS (Database Management System).
Dunia industri pada saat ini sudah sangat berkembang. Terdapat
beragam level, ukuran, dan jenis industri yang berbeda beda. Contoh industri yang
dalam kehidupan sehari-hari adalah industri
makanan, industri otomotif, industri tekstil, dan sebagainya. Dengan level yang
yang berbeda-beda, mulai dari level industri rumah tangga sampai ke level industri
besar, yang menggunakan sumber daya besar dan menghasilkan produk dalam jumlah
besar.
Hal yang disorot disini adalah industri pada level besar,
yang tentunya, akan memiliki tenaga kerja yang besar, membutuhkan sumber daya
yang besar, serta menghasilkan produk dalam jumlah besar pula. Karena itu lah,
pencatatan dan pendataan segala hal tersebut secara tradisional akan sangat
sulit, tidak efisien, boros biaya, serta rawan akan kesalahan. Lantas apakah
solusi atas pendataan yang dapat dikatakan buruk itu?
Ya, basis data adalah jawabannya. Penulis dapat mengatakan
demikian dikarenakan beberapa alasan.
Yang pertama, basis data akan menyimpan data-data yang
berkaitan dengan industri tersebut secara sistematis dan terstruktur. Hal ini
akan memudahkan bagi tenaga kerja industri dalam hal pendataan sumber daya,
produksi, gaji pegawai, dan sebagainya.
Kedua, basis data yang menggunakan sistem komputer dapat
diakses oleh seluruh tenaga kerja industri, sehingga apabila bagian A
membutuhkan data yang dimiliki bagian B, bagian A tidak perlu bertanya secara
langsung pada bagian B, mereka cukup melihat sistem basis data mereka, selama
bagian B sudah memasukkan data kedalam basis data.
Ketiga, keamanan data akan sangat tinggi dikarenakan data
tersimpan kedalam sebuah sistem yang sulit dirusak.
Keempat, memudahkan crosscheck
antar bagian industri, dikarenakan basis data yang bersifat umum dan accessible sehingga kesalahan pendataan dapat
diminimalisir semaksimal mungkin.
Kelima, pendataan akan memakan biaya yang lebih sedikit.
Dari uraian diatas terlihat jelas bahwa basis data tidak
dapat dipisahkan dari industri. Keduanya berhubungan erat, karena basis data
dapat menjadi penunjang bagi sebuah industri untuk menjadi lebih baik. Yaitu dapat
memproduksi barang dalam jumlah besar, memakan sumber daya seefisien mungkin,
waktu pengerjaan yang cepat, serta dengan untung yang lebih besar.
Referensi :
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-macam-dan-contoh-industri-beserta-perkembangannya/
google image
Komentar
Posting Komentar